Sabtu, 01 Desember 2018


IDENTIFIKASI FARMAKOFOR 

      Farmakofor adalah deskripsi abstrak dari fitur molekuler yang diperlukan untuk pengenalan molekuler ligan oleh makromolekul biologis. IUPAC mendefinisikan farmakofor sebagai "sekumpulan fitur sterik dan elektronik yang diperlukan untuk memastikan interaksi supramolekul optimal dengan target biologis spesifik dan untuk memicu (atau menghalangi) respons biologisnya". Model farmakofor menjelaskan bagaimana ligan struktural yang beragam dapat berikatan dengan situs reseptor yang umum. Selanjutnya, model farmakophore dapat digunakan untuk mengidentifikasi melalui desain de novo atau ligan novel skrining virtual yang akan mengikat reseptor yang sama.
Ada beberapa ikatan yang mendasari identifikasi farmakofor, yaitu :
a.      Ikatan Kovalen
Ikatan kovalen terbentuk bila ada dua atom saling menggunakan sepasang elektron secara bersama-sama. Ikatan kovalen merupakan ikatan kimia yang paling kuat dengan rata-rata kekuatan ikatan 1000 kkal/mol. Dengan kekuatan ikatan yang tinggi ini, pada suhu normal ikatan bersifat ireversibel dan hanya dapat pecah bila ada pengaruh katalisator enzim tertentu. Interaksi obat-katalisator melalui ikatan kovalen menghasilkan kompleks yang cukup stabil dan sifat ini dapat digunakan untuk tujuan pengobatan tertentu.
b.      Ikatan ion
Ikatan ion adalah ikatan yag dihasilkan oleh daya tarik menarik elektrostatik antara ion-ion yang muatannya berlawanan. Kekuatan tarik-menarik akan makin berkurang bila jarak antar ion makin jauh dan pengurangan tersebut berbanding terbalik dengan jaraknya.
c.       Ikatan hidrogen
Ikatan hidrogen adalah suatu ikatan antara atom H yang mempunyai muatan positif parsial dengan atom lain yang bersifat elektronegatif dan mempunyai sepasang elektron bebas dengan oktet lengkap seperti O, N, F. Atom yang bermuatan positif parsial dapat berinteraksi dengan atom negatif parsial dari molekul atau atom lain yang berbeda ikatan kovalennya dalam satu molekul.
Contoh : H2O
d.       Ikatan Van Der Waal’s
Ikatan van der waal’s merupakan kekuatan tarik-menarik antar molekul atau atom yang tidak bermuatan dan letaknya berdekatan atau jaraknya ± 4-6 Å. Ikatan ini terjadi karena sifat kepolarisasian molekul atau atom. Meskipun secara individu lemah tetapi hasil penjumlahan ikatan van del waal’s merupakan faktor pengikat yang cukup bermakna terutama untuk senyawa-senyawa yang mempunyai berat molekul tinggi. Ikatan van der waal’s terlibat pada interaksi cincin benzen dengan daerah bidang datar reseptor dan pada interaksi rantai hidrokarbon dengan makromolekul protein atau reseptor.

Daftar Pustaka




Pertanyaan :
1. Bagaimana cara mengidentifikasi Farmakofor ?
2. Apa fungsi Farmakofor ?



26 komentar:

  1. Hay audia saya akan menjawab pertanyaan nmor 2 yaitu Fungsi farmakopor adalah untuk menjelaskan bagaimana ligan struktural yang beragam dapat berikatan dengan situs reseptor yang umum. Selanjutnya, model farmakophore dapat digunakan untuk mengidentifikasi melalui desain de novo atau ligan novel skrining virtual yang akan mengikat reseptor yang sama.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai juga, terimakasih atas jawabannya. maaf sebelumnya desain de novo itu yg seperti apa ?

      Hapus
  2. Hay audia saya akan menjawab pertanyaan nmor 2 yaitu Fungsi farmakopor adalah untuk menjelaskan bagaimana ligan struktural yang beragam dapat berikatan dengan situs reseptor yang umum. Selanjutnya, model farmakophore dapat digunakan untuk mengidentifikasi melalui desain de novo atau ligan novel skrining virtual yang akan mengikat reseptor yang sama.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai juga, terimakasih atas jawabannya. maaf sebelumnya desain de novo itu yg seperti apa ?

      Hapus
  3. Hay audia saya akan menjawab pertanyaan nmor 2 yaitu Fungsi farmakopor adalah untuk menjelaskan bagaimana ligan struktural yang beragam dapat berikatan dengan situs reseptor yang umum. Selanjutnya, model farmakophore dapat digunakan untuk mengidentifikasi melalui desain de novo atau ligan novel skrining virtual yang akan mengikat reseptor yang sama.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai juga. terimakasih atas jawabannya. bagaimana cara mengidentifikasi dg desain de novo ?

      Hapus
  4. Hai audia fungsi dari farmakofor untuk mengetahui ligan yang dapat berikatan dengan reseptor

    BalasHapus
  5. Hai audia fungsi dari farmakofor untuk mengetahui ligan yang dapat berikatan dengan reseptor

    BalasHapus
  6. Hai audia fungsi dari farmakofor untuk mengetahui ligan yang dapat berikatan dengan reseptor

    BalasHapus
    Balasan
    1. teriamakasih atas jawabannya kak, klw boleh tau reseptor yang seperti apa ?

      Hapus
  7. Hallo Audia.
    Saya akan menjawab pertanyaan nomor 2.
    Fungsi farmakofor yaitu:
    1. Mendifinisikan gugus penting yang berikatan dengan reseptor
    2. Menentukan struktur 3 dimensi dari suatu molekul
    3. Untuk mengetahui komformasi aktif
    4. Penting untuk desain Obat
    5. Penting untuk menemukan obat baru.

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih jawabannya. sangat bermanfaat bagi pembaca

      Hapus
  8. hay audia dian akn jwb nmr 1
    Identifikasi farmakofor

    Menentukan gugus-gugus penting yang dapat berikatan dengan reseptor
    Menentukan posisi relative 3D gugus-gugus molekul dengan target
    Bagaimana konformasi aktif dari molekul
    Penting sebagai dasar untuk merancang obat

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih jawabnnya. reseptor yang seperti apa ?

      Hapus
  9. Terimakasih pemaparannya Audia :) sangat bagus sekali

    BalasHapus
  10. Hai Audia saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 1, yaitu:
    Fungsi farmakofor adalah:
    1. Mendifinisikan gugus penting yang berikatan dengan reseptor
    2. Menentukan struktur 3 dimensi dari suatu molekul
    3. Untuk mengetahui komformasi aktif
    4. Penting untuk desain Obat
    5. Penting untuk menemukan obat baru.

    BalasHapus
  11. Hai audia farmakofor itu berfungsi dalam kita menentukan ataupun mengidentifikasi suatu senyawa atau molekul dari bahan obat yang baru.
    Terimakaish

    BalasHapus
  12. hy audia artikel anda sangat membantu saya
    terimakasih

    BalasHapus
  13. Terimakasih sdh mmbntun sy untuk memahami

    BalasHapus
  14. untuk mengidentifikasi obat baru

    BalasHapus
  15. Haii audia, pemaparan materi yg mudah di pahamin, shga sy bsa menjawab tgs2 sy,
    Terimaksih yaa

    BalasHapus
  16. Hai audia farmakofor itu berfungsi dalam kita menentukan ataupun mengidentifikasi suatu senyawa atau molekul dari bahan obat yang baru.
    Terimakaish

    BalasHapus